Kenangan Berseragam Abu-Abu di SMANDAY: Sebuah Catatan Rindu
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan saya kesempatan untuk merangkai kata di sela-sela kesibukan hari pertama kuliah semester 5 ini. Jujur saja, tulisan ini lahir karena rasa kangen yang tiba-tiba membuncah... maklum, sudah lama sekali tidak bertatap muka dengan masa lalu.
Kali ini terasa istimewa. Jika biasanya saya hanya menjadi "pengintip" setia blog atau web orang lain, hari ini biarlah jemari saya menari mengikuti apa yang ada di kepala. Ternyata, menuliskan isi hati itu jauh lebih menyenangkan dari yang saya bayangkan.
Melihat foto di atas, memori saya langsung terlempar ke masa-masa SMA. Kami, 39 orang pejuang kelas XII di sekolah nomor satu se-kecamatan—ya, SMA Negeri 1 Dayeuhluhur (SMANDAY). Meski status "nomor satu" itu didapat karena memang hanya ada satu SMA di kecamatan kami, haha, tapi bagi kami, SMANDAY tetaplah yang terbaik dan tak tergantikan. Foto yang saya temukan di beranda Facebook ini sukses membuat saya terhanyut dalam lorong waktu.
Teruntuk Teman-Teman dan Guru Tercinta
Terima kasih untuk teman-teman seperjuangan yang (mungkin dengan sedikit terpaksa, hehe) telah bersama-sama mengukir cerita di SMANDAY. Sukses untuk kita semua, di mana pun kaki berpijak sekarang.
Secara khusus, rasa hormat dan terima kasih saya haturkan kepada Bapak Sutardi, S.Pd. Beliau adalah sosok yang dengan sabar membimbing kami, baik saat kami sedang "manis-manisnya" maupun saat jiwa bandel kami meronta.
"Sebenarnya kami juga ingin selalu jadi murid yang baik, Pak. Tapi keadaan (dan jiwa muda) terkadang memaksa kami jadi sedikit nakal," (Alasan klasik, tapi jujur dari hati, haha).
Terima kasih juga untuk Bapak dan Ibu Guru lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Doa tulus saya: semoga segala ilmu yang telah Ibu dan Bapak berikan dengan ikhlas menjadi amal jariyah yang tak terputus di sisi Allah SWT. Maafkan segala khilaf dan kenakalan kami, semoga doa-doa dan cita-cita kami pun dikabulkan-Nya. Amin.
Penutup
Sebagai akhir kata, saya memohon maaf kepada semua pihak jika ada kata yang kurang berkenan dalam tulisan ini. Untuk teman-teman putri yang belum sempat saya sebutkan, semoga di lain waktu ada kesempatan untuk menuliskan tentang kalian (tapi tidak janji ya, hehe).
Ini sedikit kenang-kenangan foto saat SMA...
Rois-Ahmad
(Ini masih kelas X 1 jaman-jaman pertama masuk SMA, hehe)

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar